Wamenag Buka MTQ ke-40 Sumut: Momentum Rajut Persatuan dan Perkuat Syiar Al-Qur’an
Ringkasan Berita:
Pelaksanaan MTQ ke-40 Sumatera Utara bukan sekadar ajang lomba tilawah, melainkan upaya strategis menghidupkan kembali fungsi Al-Qur’an sebagai perekat persatuan bangsa, penyeimbang pembangunan lahir dan batin, serta persiapan melahirkan generasi qari-qariyah berdaya saing tinggi di tingkat nasional.
DATAPOST.ID | DELI SERDANG – Wakil Menteri Agama RI (Wamenag RI) Muhammad Syafii secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-40 tingkat Provinsi Sumatera Utara di Lapangan Astaka, Kabupaten Deli Serdang, Senin (15/6/2026). Kegiatan yang berlangsung selama 10 hari hingga 24 Juni 2026 mendatang, merupakan ajang keagamaan terbesar diikuti lebih dari 1.100 peserta dan diharapkan menjadi sarana mempererat persatuan sekaligus memperkuat syiar Al-Qur’an di tengah tantangan zaman.
Acara pembukaan turut dihadiri Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution, Kepala Kanwil Kemenag Sumut Ahmad Qosbi, Wakil Gubernur Surya, Sekda Provsu Sulaiman Harahap, Ketua Panitia Muhammad Yasir Tanjung, serta jajaran Bupati, Wali Kota dan Kepala Kantor Kemenag se-Sumatera Utara.
Dalam sambutannya, Wamenag Muhammad Syafii mengingatkan pentingnya keseimbangan antara pembangunan lahiriah dan rohani agar tercipta masyarakat bermoral dan berakhlak mulia. Ia menilik sejarah penyelenggaraan MTQ Nasional yang pertama kali digelar pada tahun 1968 di Makassar, hadir sebagai jawaban atas kebutuhan memulihkan persatuan bangsa pasca-gejolak dan situasi ketidakpastian global.
“Dahulu MTQ hadir untuk menyatukan elemen bangsa melalui spirit Al-Qur’an. Tantangan hari ini tak kalah berat, oleh karena itu MTQ ke-40 ini harus kembali menjadi kekuatan pemersatu, melahirkan duta Al-Qur’an Sumatera Utara yang siap bersaing hingga kancah internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution menilai MTQ bukan sekadar seremonial, melainkan media dakwah efektif dan bagian dari pembentukan karakter bangsa. “Momen ini semakin istimewa karena bertepatan dengan menyambut Tahun Baru Islam, menjadi simbol perjalanan menuju perubahan yang lebih baik,” tegasnya seraya mengimbau peserta menjaga sportivitas dan dewan hakim bekerja secara adil dan profesional.
Ketua Panitia Muhammad Yasir Tanjung melaporkan ajang tahun ini mengusung tema “Satu Irama Tilawah, Satu Tekad dalam Kolaborasi Sumut Berkah”. Sebanyak 1.109 peserta hadir mewakili 28 kabupaten, 7 kota, serta 3 kafilah khusus yakni Perguruan Tinggi, Polda Sumut, dan PTPN.
“Mereka akan berlaga di 8 cabang serta 25 golongan perlombaan. Pemenang terbaik nantinya akan mewakili Sumut pada MTQ Nasional yang diagendakan pada September 2026 mendatang,” ujarnya melaporkan.
Sementara Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sumut Ahmad Qosbi berharap lantunan ayat suci Al-Qur’an sepanjang gelaran ini menjadi penyejuk hati sekaligus memperkuat semangat visi “Kolaborasi Sumut Berkah”. Diharapkan pula hasil MTQ ini dapat melahirkan generasi yang tidak hanya mahir melantunkan Al-Qur’an, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai luhurnya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. (Rill/***)
Dapatkan berita-berita terbaru dan menarik lainnya dengan mengikuti kami di Google News

Tinggalkan Balasan