Kegiatan Menggambar Dalam SBdP Integrasikan Nilai Spiritual dan Pembelajaran Kontekstual di Bulan Suci

DATAPOST.ID SIDIKALANGBulan suci Ramadhan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Dairi tidak hanya dirasakan melalui ibadah, tetapi juga terintegrasi dalam pembelajaran. Pada Rabu (25/2), siswa kelas V B melaksanakan kegiatan menggambar masjid dan suasana Ramadhan dalam mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP).

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi madrasah untuk menghadirkan pembelajaran kontekstual, yang bertujuan menguatkan nilai spiritual, membangun karakter, serta menumbuhkan kecintaan terhadap masjid sebagai pusat ibadah dan peradaban umat Islam.

Pembelajaran dipandu oleh Guru SBdP Jahrin Padang, S.Pd., dengan pendekatan aktif, inspiratif, dan partisipatif. Sebelum menggambar, siswa diajak berdiskusi mengenai makna masjid di bulan Ramadhan, mulai dari pelaksanaan salat tarawih, tadarus Al-Qur’an, hingga kegiatan keagamaan yang mempererat ukhuwah Islamiyah. Diskusi ini bertujuan membuka wawasan dan membangun imajinasi siswa agar karya yang dihasilkan memiliki pesan moral dan nilai religius yang kuat.

Baca Juga :  Siswi MIS Bina Keluarga Medan Raih Medali Emas di Kejuaraan Internasional Thailand

Dalam proses pengerjaan, Jahrin memberikan arahan terkait teknik dasar menggambar, pengaturan perspektif, komposisi objek, serta perpaduan warna yang harmonis. Namun, siswa tetap diberikan ruang untuk mengekspresikan gagasan dan pengalaman pribadi selama Ramadhan. Hasilnya, lahirlah berbagai karya yang menggambarkan masjid bercahaya di malam hari, jamaah yang khusyuk melaksanakan tarawih, anak-anak yang membaca Al-Qur’an, hingga suasana hangat kebersamaan keluarga saat berbuka puasa.

“Melalui seni, anak-anak belajar mencintai masjid bukan hanya sebagai bangunan fisik, tetapi sebagai pusat ibadah, ilmu, dan pembinaan akhlak. Kreativitas menjadi sarana untuk menguatkan spiritualitas mereka,” jelas Jahrin Padang.

Kepala MIN 1 Dairi Sumarto AF Sitanggang, S.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas inovasi pembelajaran tersebut. Ia menilai kegiatan ini sejalan dengan visi madrasah dalam membentuk generasi yang berilmu, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Baca Juga :  Revitalisasi Pusat Pasar dan Jual Beli Kios, Kejari Medan 'Bidik' PUD Pasar Medan

“Madrasah harus mampu menghadirkan pembelajaran yang bermakna. Ketika siswa mencintai masjid sejak dini, maka akan tumbuh kesadaran untuk menjaga ibadah dan akhlaknya di masa depan,” ungkapnya.

Hasil karya siswa dipajang di sudut kelas dan lingkungan madrasah untuk menciptakan atmosfer Ramadhan yang lebih hidup dan inspiratif. Kegiatan ini menjadi bukti komitmen MIN 1 Dairi dalam mengintegrasikan pendidikan seni, penguatan karakter, dan nilai spiritual secara berkelanjutan. (RH)

Ayo baca berita menarik lainnya dan follow kami di Google News