DATAPOST.ID LANGKAT — Bencana banjir yang melanda wilayah Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat telah berlangsung selama sepuluh hari terakhir.

Tingginya curah hujan membuat ribuan warga harus mengungsi ke berbagai tempat yang aman untuk dijadikan sebagai lokasi penampungan sementara.

Kondisi ini membuat perhatian serta bantuan dari berbagai pihak terus dibutuhkan oleh warga terdampak banjir.

MTsN 1 Langkat menjadi salah satu lokasi pengungsian yang menampung warga karena letaknya yang aman dari terjangan banjir.

Sebanyak 86 kepala keluarga atau 371 jiwa mengungsi di madrasah tersebut, terdiri dari 273 orang dewasa dan 98 anak-anak.

Para pengungsi memanfaatkan ruang kelas sebagai tempat tinggal sementara sejak banjir mulai meluas.

Baca Juga :  Sambut Ramadhan, Menteri Imipas Makan Bersama Warga Binaan Rutan Cipinang

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Langkat, H. Ainul Aswad, MA., pada Sabtu (06/12/2025) mengunjungi posko pengungsian yang berada di MTsN 1 Langkat.

Dalam kunjungannya, H. Ainul Aswad menyerahkan bantuan berupa sembako untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang masih menunggu kondisi banjir surut.

Bantuan diserahkan langsung kepada Kepala MTsN 1 Langkat, Syamsul Bahri, S.Pd., M.Pd. Ia menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian Kementerian Agama terhadap para pengungsi yang berada di lingkungan madrasahnya.

“Kami sangat mengapresiasi bantuan ini. InsyaAllah akan segera kami salurkan kepada seluruh pengungsi yang membutuhkan”, ucap Syamsul Bahri.

H. Ainul Aswad mengungkapkan, Kemenag Langkat akan terus berupaya membantu warga terdampak banjir sampai situasi kembali normal. “Kemenag hadir untuk meringankan beban masyarakat. Kita berharap kondisi ini segera membaik dan warga bisa kembali ke rumah masing masing”, ungkapnya saat menyerahkan bantuan.

Baca Juga :  Apresiasi Kesungguhan Kepala MAN 2 Model Medan Perjuangkan Siswa, Wamenag Berharap Menjadi Madrasah Terbaik se-Indonesia

Zulkifli, salah seorang warga pengungsi menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ia mengatakan bahwa kebutuhan logistik sangat penting bagi mereka yang masih bertahan di tempat pengungsian.

“Kami sangat terbantu dengan bantuan ini. Semoga banjir cepat surut dan kami bisa kembali ke rumah”, ucapnya penuh harap.

Dengan bantuan ini, para warga terdampak banjir merasa sangat terbantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pihak madrasah bersama relawan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik agar para pengungsi merasa aman dan nyaman selama berada di tempat penampungan sementara (Nacaki)

Ayo baca berita menarik lainnya dan follow kami di Google News