MEDAN, DATAPOST.ID — Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Sumut, H. Ahmad Qosbi menyampaikan bahwa jamaah calon haji Kloter 14 merupakan jamaah yang kuat dan sehat.

“Semoga hajinya mabrur. Kita berkumpul di lokasi ini untuk proses perjalananan menuju Tanah Suci,” ucap Qosbi saat melepas keberangkatan tamu Allah Kloter 14 di Aula Madinatul Hujjaz, Asrama Haji Medan, Senin (27/05/2024) sekira pukul 21.30 wib.

Sebelumnya, tamu Allah tergabung dalam Kloter 14 ini memasuki Aula Madinatul Hujjaz sekira pukul 20.30 wib.

Jamaah calon haji yang berjumlah 353 orang itu berasal dari Kabupaten Deli Serdang 320 orang, Kabupaten Asahan 18 orang, Kabupaten Tapanuli Utara 6 orang dan Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) 1 orang serta ditambah 8 orang petugas. Sebenarnya jamaah calon haji Kloter 14 ini berjumlah 360 orang, dikarenakan 7 jamaah ditunda keberangkatannya.

Ada beberapa hal yang perlu disampaikan lanjut Qosbi, pertama Kloter 14 asal Deli Serdang, Asahan, Taput dan Humbahas merupakan jamaah asal Provinsi Sumatera Utara. “Saya harap Kloter 14 ini merupakan Kloter Sumatera Utara yang baik-baik. Dan petugas Kloter jangan beda-bedakan para jamaah. Selain menjadi tamu Allah, petugas juga sebagai pelayan jamaah jadi harus ikhlas,” ujarnya.

Baca Juga :  Hadiri Undangan, Cawabup Madina “On Ma” Ichwan Ikuti Pengajian Di Kotanopan

Kepada jamaah, Qosbi yang juga selaku Ketua PPIH Embarkasi Medan mengingatkan bahwa banyak jamaah calon haji asal Indonesia termasuk juga dari Sumut ditangkap polisi Saudi Arabia, sebab dalam mengerjakan ibadah haji mereka berselfi.

“Saya ingatkan para jamaah jangan berselfie ria. Jangan sering photo-photo. Apabila dilakukan juga maka bisa jadi hajinya tidak sah karena hal itu dilarang,” ucap Qosbi mengingatkan para jamaah.

Dijelaskannya, untuk dapat berangkat haji ini sulit dan lama menunggunya. Kita bisa daftar haji 10 tahun lagi setelah kembali dari Tanah Suci dan menunggu selama 30 sampai 35 tahun.

“Jadi kalau saat ini usia kita 60 tahun, tunggu 10 tahun boleh daftar lalu tunggu 35 tahun, maka usia 105 tahun baru kita bisa berangkat, itupun kalau kita masih hidup. Jadi anggap ini haji terakhir, laksanakan dengan sempurna, jaga betul ibadah haji ini, jangan sia-sia kan,” ujar Qosbi.

Baca Juga :  Diduga Stress, Seorang Pria di Nias Utara Bunuh Diri di Dalam Kamar. Polsek Lotu Olah TKP

Selanjutnya kata Qosbi, selama masih bisa menolong jamaah lain maka tolonglah, dengan harapan semoga Allah memberikan pertolongan kepada kita. Haji cuma 40 hari dan wukuf paling lama 6 jam. Masuk habis zhuhur jelang maghrib kembali ke Musdalifah.

“Maka gunakan waktu yang enam jam ini untuk berdoa kepada Allah. Minta ampunlah atas seluruh dosa kita. Minta bahagia dunia akhirat dan berdoa agar seluruh keluarga kita bisa naik haji,” tuturnya.

Khusus untuk jamaah perempuan yang jumlahnya lebih banyak dibandingkan laki-laki, Qosbi juga mengingatkan agar manfaatkan waktu yang enam jam itu. Makan dan minum jatah kita adalah satu. Jangan ambil lebih karena masih banyak jamaah kita yang butuh. Apalagi kita sedang berpakaian ihram di Arafah, jangan berbuat yang tak baik. Perbanyak minta ampunlah kepada Allah.

Baca Juga :  Atas Dugaan Pemalsuan SK Aktif Tugas dr AK, DPD Pemuda LIRA Buat Pengaduan Ke Polres Madina

“Semoga bapak ibu saling tolong menolong, bantu membantu sesama jamaah. Atas nama Pemprovsu Pemkab Deli Serdang, Pemkab Asahan, Pemkab Humbahas dan Pemkab Taput, bapak ibu para jamaah sehat sehat. Semoga menjadi haji mabrur mabrurah. Utuh berangkat, utuh pula saat pulang. Selamat jalan dhuyufurahman, selamat jalan tamu Allah. Labbaik Allahumma Labbaik,” tutup Kakanwil Kemenag Sumut, H. Ahmad Qosbi.

Hadir dalam pelepasan jamaah calon haji Kloter 14 tersebut sejumlah pejabat diantaranya, Kakanwil Kemenag Sumatera Utara, H Ahmad Qosbi Nasution, Pj Bupati Deli Serdang diwakili Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Deli Serdang, Drs H Misran Sihaloho MSi, Sekretaris PPIH Embarkasi Medan H Zulfan Efeendi, Plt. Kakan Kemenag Deli Serdang H Fachrizal, Kakan Kemenag Asahan H Saripuddin Daulay, Kakan Kemenag Medan Impun Siregar, Kakan Kemenag Taput Tigor Sianturi, Kakan Kemenag Humbahas H Rasidin Barasa, Asisten I Sekdakab Asahan Buwono Prawana, Kabag Kesra Asahan Basuki dan sejumlah pejabat lainnya. (Lubis)