Terjawab, Anggaran Bencana Pemkab Madina Ternyata Miliaran
MANDAILING NATAL II DATAPOST.ID – Teka-teki kecilnya anggaran BPBD Madina yang hanya Rp 489 juta untuk daerah rawan bencana akhirnya terjawab. Ternyata ada anggaran raksasa lain capai miliaran yang diparkir di tempat berbeda.
Berdasarkan dokumen klarifikasi resmi yang diperoleh wartawan dari BPKAD Madina, total bantuan bencana untuk Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun 2025 dan 2026 senilai Rp 5.600.000.000.
Rinciannya bantuan pemerintah pusat Rp 4.000.000.000, bantuan pemerintah provinsi sumut Rp 1.100.000.000 dan bantuan posko bencana Rp 500.000.000.
Kepala Bidang Perbendaharaan Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD ) Madina Erwinsyah Lubis menjelaskan, dari Rp.5.600.000.000 dana bantuan bencana itu, sisa anggaran senilai Rp. 3.713.699.377 tahun ini dan sedang berjalan.
” sisa anggaran senilai Rp 3,7 M saat ini sedang berjaan. Dan memang anggaran ini diposkan di belanja tak terduga pada DPA BPKAD Madina,” jelasnya, Jum’at (30/10/2026).
Erwin memastikan bahwa Anggaran itu resmi masuk dalam struktur APBD Madina, bukan dana siluman atau dana di luar APBD
” Ini menjelaskan mengapa tidak terbaca di RUP BPBD. Pola ini memang lazim. Dana bantuan bencana dari pusat dan provinsi selalu diparkir di BTT BPKAD, bukan di BPBD. BPBD hanya sebagai pelaksana teknis, sedangkan kuasa uangnya ada di BPKAD selaku Bendahara Umum Daerah,”ungkapnya.
Masih Erwin, dari total Rp 5,6 Miliar sisa yang masih ada adalah Rp 3,71 Miliar. Artinya, dana yang sudah terpakai diperkirakan sekitar Rp 1.886.300.623.
Akan tetapi, secara jelas Erwinsyah tidak merinci kemana saja pemakaian anggaran bantuan bencana ini, sebab sistem kerjanya setiap OPD bisa mengusulkan anggaran ke kegiatan masing masing sesuai kondisinya, seterusnya akan di verifikasi BPBD dan Inspektorat, baru dilakukan penganggaran. (*)

Tinggalkan Balasan