Ringkasan Berita:

• Lapas Kelas IIA Pancur Batu merujuk dua WBP ke RS Bandung Medan pada 6 Oktober 2026 untuk perawatan medis lanjutan.

• Rujukan dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan Tim Kesehatan dan rekomendasi Sidang TPP.

• Selama proses berobat, kedua WBP diawasi petugas demi menjaga keamanan.

• Kepala Lapas Tribowo menegaskan pelayanan kesehatan adalah hak setiap warga binaan yang akan terus dipenuhi, dengan menyeimbangkan aspek humanis dan ketertiban.



DATAPOST.ID | PANCURBATU — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pancurbatu terus berkomitmen menjamin pemenuhan hak pelayanan kesehatan bagi seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Sebagai langkah nyata, sebanyak dua orang WBP dirujuk ke Rumah Sakit Bandung Medan untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan medis lebih lanjut, pada Selasa, 6 Oktober 2026.

Baca Juga :  Terpilih Secara Aklamasi Pimpin PC MABMI Medan Marelan, Hafifuddin Bertekad Dorong Kesejahteraan Masyarakat dan Lestarikan Budaya Melayu

Kepala Lapas Kelas IIA Pancurbatu, Tribowo, menjelaskan rujukan ini dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan menyeluruh dari Tim Kesehatan Lapas serta pertimbangan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP). Kedua warga binaan dinilai memerlukan penanganan yang tidak dapat sepenuhnya dilayani di fasilitas kesehatan lingkungan Lapas.

“Proses rujukan telah melalui mekanisme dan pertimbangan sesuai hasil Sidang TPP, serta dilengkapi dengan surat rekomendasi dari Tim Kesehatan Lapas,” ujar Tribowo saat dikonfirmasi, Rabu (7/10/2026).

Selama perjalanan hingga proses perawatan di rumah sakit, kedua WBP mendapat pengawalan melekat dari petugas Lapas. Pengawalan dilaksanakan dengan tetap mengutamakan aspek keamanan dan ketertiban serta mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.

Pihak Lapas menegaskan bahwa rujukan ini merupakan bagian dari tanggung jawab lembaga dalam memastikan setiap warga binaan mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan medisnya.

Baca Juga :  Polres Nias Gelar Apel Pasukan OPS Patuh Toba 2025

“Selain pelayanan kesehatan di dalam lingkungan Lapas, WBP yang membutuhkan penanganan lebih lanjut akan dirujuk ke fasilitas kesehatan sesuai kebutuhan medisnya,” tegasnya.

Koordinasi terjalin erat antara Tim Kesehatan, petugas pengamanan, dan pihak rumah sakit agar proses rujukan berlangsung aman, tertib, dan tepat waktu.

Lapas Pancurbatu berkomitmen terus memberikan pelayanan yang humanis kepada seluruh warga binaan, dengan menyeimbangkan aspek kemanusiaan serta ketegasan aturan keamanan. (Ril/Red)

Dapatkan berita-berita terbaru dan menarik lainnya dengan mengikuti kami di Google News