DATAPOST.ID JAKARTA – Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya terkait zakat yang menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Menag menegaskan, zakat tetap merupakan kewajiban individual (fardhu ‘ain) dan bagian dari rukun Islam yang tidak berubah kedudukannya.

“Saya memohon maaf atas pernyataan saya yang menimbulkan kesalahpahaman. Perlu saya tegaskan, zakat adalah fardhu ‘ain dan rukun Islam yang wajib kita tunaikan,” ujar Menag dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu (28/2/2026).

Menag menjelaskan, pernyataan yang disampaikannya dalam Sarasehan 99 Ekonom Syariah sesungguhnya dimaksudkan sebagai ajakan melakukan reorientasi pengelolaan dana umat.

Ia mendorong agar penguatan ekonomi syariah tidak hanya berfokus pada zakat, tetapi juga mengoptimalkan instrumen filantropi Islam lainnya seperti wakaf, infak, dan sedekah.

Baca Juga :  Diskotik New Blue Star Binjai Digrebek, 34 Orang Diamankan Dinyatakan Positif Konsumsi Narkoba Beserta Senpi

Menurutnya, beberapa negara telah menunjukkan kemajuan melalui pengelolaan wakaf yang profesional dan terintegrasi. “Negara seperti Qatar, Kuwait, dan Uni Emirat Arab telah menjadikan wakaf sebagai motor penggerak pembangunan sosial dan ekonomi umat,” ujar Nasaruddin.

“Inilah model yang ingin kita pelajari dan adaptasi untuk mempercepat kemajuan umat di Indonesia, tanpa mengurangi kewajiban zakat yang sudah jelas dalam ajaran Islam,” tegasnya.

Menag berharap penjelasan ini dapat meluruskan informasi yang beredar serta memperkuat pemahaman publik tentang pentingnya optimalisasi seluruh instrumen dana sosial keagamaan.

Dia juga mengajak masyarakat untuk terus menunaikan zakat sekaligus mendukung pengembangan wakaf dan filantropi Islam secara lebih produktif dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Resmikan Pabrik Minyak Makan Merah di Pagar Merbau, Presiden Jokowi : Diharapkan Mampu Membawa Manfaat Bagi Para Petani Kelapa Sawit

Sumber: Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama

Ayo baca berita menarik lainnya dan follow kami di Google News