DATAPOST.ID ACEH UTARA — Pascabencana banjir, tim SDM Polres Lhokseumawe menggelar kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban banjir yang mengungsi di Desa Riseh Teungoh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Senin (29/12/2025).

Kegiatan tersebut dimulai pukul 10.30 WIB hingga 13.30 WIB, berlangsung di lokasi pengungsian dan diikuti oleh sekitar 90 anak-anak. Beragam aktivitas interaktif, seperti bermain bersama, bernyanyi, serta kegiatan edukatif, disuguhkan guna membantu mengurangi rasa takut dan trauma anak-anak akibat musibah banjir yang melanda wilayah tersebut.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kabag SDM Polres Lhokseumawe Kompol R.A. Asmainur Siswara, S.I.K., didampingi Kasubbag Binkar IPTU Zul Kabar, Kasubbag Watpers Herika Novita, staf SDM Polres Lhokseumawe, Kanit Intelkam Polsek Sawang Bripka Maulizar, S.H., Bhabinkamtibmas Brigadir Mawardi, serta Geuchik Riseh Teungoh.

Baca Juga :  Kemenag Deli Serdang Serahkan SK Plt. Kepala KUA: Lakukan Kolaborasi dan Koordinasi yang Baik

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., melalui Kabag SDM Kompol R.A. Asmainur Siswara, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan trauma healing ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kondisi psikologis anak-anak pascabencana.

“Trauma healing ini bertujuan untuk memulihkan mental anak-anak agar tidak larut dalam rasa takut dan trauma akibat banjir. Kami berharap melalui kegiatan ini, anak-anak bisa kembali ceria, berani, dan semangat menjalani aktivitas sehari-hari,” ujar Kompol Asmainur.

Selain pendampingan psikologis, Tim SDM Polres Lhokseumawe juga menyalurkan bantuan berupa tas sekolah, buku, alat tulis, popok bayi, beras, mie instan, air mineral, serta jilbab kepada para pengungsi lansia sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat terdampak.

Baca Juga :  Bantah Berselingkuh, Kades Kampung Sawah : “Kami Berempat di Dalam Mobil”

Sementara itu, Geuchik Riseh Teungoh, Syukri, S.T., mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kapolres Lhokseumawe beserta jajaran atas perhatian dan bantuan yang diberikan, khususnya kegiatan trauma healing bagi anak-anak.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres Lhokseumawe dan jajaran. Kegiatan ini sangat membantu anak-anak kami yang sebelumnya terlihat murung dan trauma, kini kembali ceria dan tersenyum,” tuturnya

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan proses pemulihan pascabencana banjir di Desa Riseh Teungoh dapat berjalan lebih baik, khususnya dalam memulihkan kondisi psikologis anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. (Rill/MDST)

Ayo baca berita menarik lainnya dan follow kami di Google News