MANDAILING NATAL II DATAPOSTS. – Membanggakan dan patut diberikan apresisi, tiga siswa SMAN  3 Panyabungan berhasil mengharumkan nama sekolah dan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di ajang International Pencak Silat Indonesia Open 2025.

Dari peserta yang diikuti 5.000 atlet dari 100 negara. siswa SMAN 3 Panyabungan, Azkyal Fikri menjadi sorotan utama setelah tampil gemilang di kelas H (berat). Ia sukses menembus partai final melalui duel sengit melawan lawan-lawan tangguh dari berbagai negara, hingga akhirnya meraih juara 2 dan medali perak.

Tak hanya Azkyal, dua rekannya yakni Sakilah yang turun di kelas E (berat) serta Jihan Madina Hutapea di kelas C (ringan), juga turut mempersembahkan medali untuk Kabupaten Madina. Keduanya sukses membawa pulang medali perunggu.

Baca Juga :  El Ritonga Beri Motivasi Pelajar Dan Guru MAN 1 Panyabungan

Kepala SMA Negeri 3 Panyabungan, Lesna Tarida Pulungan saat dikonfirmasi wartawan mengungkapkan rasa bangganya atas capaian ketiga atlet muda tersebut.

Menurutnya, prestasi ini merupakan buah dari kerja keras, disiplin berlatih, dan dukungan dari berbagai pihak termasuk sekolahnya.

Ket foto : Kepala SMAN 3 Panyabungan, Lesna Tarida saat foto bersama dengan Azkyal, Jihan dan Syakila peraih medali Perak dan perunggu di kejuaraan Internasional Pencak Silat Indonesia Open 2025. (Ist)

“Prestasi ini membuktikan bahwa siswa-siswi SMA Negeri 3 Panyabungan mampu bersaing di level nasional bahkan internasional. Semoga ini menjadi motivasi bagi pelajar lainnya,” ujar Lesna, Senin (11/08/2025).

Lesna juga menuturkan, keikutsertaan para siswanya di Internasional Indonesia Open 2025 yang digelar di Medan ini sekaligus menjadi ajang pembuktian bakat generasi muda Madina di dunia olahraga bela diri, serta mengharumkan nama sekolah di kancah nasional.

“Capaian ini adalah kado manis bagi dunia pendidikan Madina, sekaligus bukti bahwa potensi generasi muda daerah mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,”sebut Lesna.

Baca Juga :  SMAN 3 Panyabungan Hadirkan El Ritonga Beri Motivasi Kepada Murid Dan Guru

Lesna juga mengaku, prestasi ini lahir dari kerja keras, latihan, dan doa dari orangtua dan juga guru guru pendidik. “Semoga semakin banyak siswa-siswi Madina, khususnya SMA Negeri 3 Panyabungan, yang mengharumkan nama daerah,”pungkasnya.

Sementara, International Pencak Silat Indonesia Open 2025 sendiri diikuti oleh atlet dari 100 negara, sekaligus menjadi panggung pertarungan terbaik para atlet Pencak Silat kelas dunia.

Antusias negara-negara peserta mengikuti event ini pun cukup besar. Terbukti 100 negara mengikuti ajang ini, baik dari kawasan ASEAN, Asia, Eropa, Amerika, Afrika dan Australia. (*)