Bentuk Kepedulian dan Komitmen, Wamenag Serahkan Bantuan Rp20,840 Miliar untuk Rahabilitasi Sarpras Terdampak Bencana Sumut
DATAPOST.ID PADANGSIDIMPUAN – Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI, Romo Muhammad Syafi’i menyerahkan bantuan tanggap darurat untuk rehabilitasi sarana prasarana (sarpras) dan fasilitas umum yang terdampak banjir di Provinsi Sumatera Utara. Penyerahan berlangsung di Aula STIT Aufa Royhan Kota Padangsidimpuan, Rabu (24/12).
Dana bantuan sebesar Rp 20.840.000.000, diperuntukkan rumah ibadah, Kantor Urusan Agama, Pondok Pesantren dan madrasah yang terdampak bencana. Bantuan diserahkan langsung kepada Kepala Kanwil (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi (Kemenag) Sumatera Utara, H. Ahmad Qosbi Nasution, S.Ag., MM.
Pada kesempatan itu juga diserahkan secara simbolis bantuan dari kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 350 juta.
Wamenag menegaskan bahwa dukungan ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Kementerian Agama untuk hadir dalam situasi darurat yang menimpa warga dan fasilitas umum di berbagai daerah.
Dia juga memastikan pemerintah pusat telah menyiapkan anggaran Rp150 miliar untuk tiga provinsi terdampak guna memperbaiki gedung madrasah, Kantor KUA, Kantor Kemenag, serta infrastruktur lain yang rusak.
Dalam kesempatan itu, Wamenag mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Ia menyebut bencana yang terjadi bukan semata-mata akibat cuaca ekstrem, tetapi juga kerusakan alam yang disebabkan oleh ulah manusia.
Sementara itu, Kakanwil Kemenag Sumut, Ahmad Qosbi mengatakan bahwa pihaknya bersama seluruh jajaran Kemenag Kabupaten/Kota telah menyalurkan donasi dari Kemenag RI sebesar Rp 500 juta ke Posko banjir di Provinsi Sumatera Utara, diantaranya di Kabupaten Langkat, Sibolga, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan dan Tapanuli Utara.
“Keluarga besar Kanwil Kemenag Sumut juga telah melakukan penggalangan donasi dan saat ini telah terkumpul uang lebih dari Rp 800 juta dan sudah disalurkan kepada ASN yang terdampak bencana di Provinsi Sumatera Utara”, ungkapnya.
Ahmad Qosbi menyampaikan, donasi yang terkumpul di salurkan oleh panitia yang telah dibentuk. “Ini amanah. Panitia harus bekerja maksimal agar bantuan tepat sasaran”, pungkasnya mengakhiri.
Ayo baca berita menarik lainnya dan follow kami di Google News

Tinggalkan Balasan