DATAPOST.ID MEDAN — Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 Tahun 2025, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Provinsi Sumatera Utara menggelar berbagai perlombaan yang diikuti Polisi Kehutanan (Polhut), ASN hingga Outsourching.

Dalam menyemarakkan perlombaan, panitia juga mengikutsertakan UPT Kehutanan dibawah naungan Kementerian Kehutanan, seperti BBKSDA, BPHL, PSKL dan BPKH.

Adapun kegiatan yang diperlombakan untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI Tahun 2025 yang digelar Dinas LHK Sumut sebelum hari-H, antara lain Volly, Badminton, Catur, Trop Gembira, dan Tenis Meja.

Sedangkan perlombaan untuk hari-H (tepat 17 Agustus) antara lain, Lomba Balap Trompa, Balap Karung, Balap Kelereng, Joget Balon, Masukkan Paku Dalam Botol dan Nangkap Belut

Baca Juga :  Pupuk Langka, Mantan Anggota DPRD Sergai : Pihak Berkompeten Diminta Cepat Atasi

Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Dinas LHK Sumut, Jalan SM. Raja KM 5,5 Kota Medan. Suasana berlangsung meriah dengan sorak-sorai peserta dan penonton.

Kadis LHK Sumut, H. Heri Wahyudi Marpaung, S.STP., M.AP melalui Kabid PPHPK, Zainuddin Harahap, SP., SH., mengatakan bahwa perlombaan yang digelar tidak sekadar ajang hiburan, melainkan menjadikan momen untuk menghidupkan kembali semangat perjuangan dan kebersamaan.

Menurutnya, momen ini juga dapat dijadikan ajang silaturahmi dan melepas penat pikiran pasca seharian menjalani rutinitas.

“Ini bukan sekadar lomba mencari pemenang. Tentunya, menjadikan momen dapat merasakan kembali semangat perjuangan dan kebersamaan yang dulu menjadi kekuatan bangsa kita”, kata Zai, Rabu (13/08/2025) saat menyaksikan perlombaan Volly antara Dinas LHK Sumut dengan PSKL.

Baca Juga :  Kejari Asahan Belum Terima SPDP Perkara Penumbangan Kayu yang Menyeret Kades Tinggi Raja.

Dikatakannya, ikut serta dalam perlombaan dapat juga menjadi sarana penyegaran mental bagi ASN yang setiap hari disibukkan dengan rutinitas kedinasan.

“Kita ingin menciptakan semangat para pejuang melekat pada sanubari ASN, dan juga meneladani para pejuang yang dulu telah berjuang dengan keterbatasan namun penuh semangat kebersamaan dan gotong-royong. Perlombaan yang digelar mendidik arti kekompakan dan sportifitas”, jelasnya.

“Dengan digelarnya kegiatan informal seperti itu, dapat menjadikan hubungan atasan dan bawahan terasa lebih hangat dan akrab”, tuturnya menambahkan.

Zainuddin menegaskan, memperingati kemerdekaan bukan hanya rutinitas tahunan, namun momentum untuk mendedikasikan nilai pengorbanan, nasionalisme, dan tanggung jawab sebagai anak bangsa.

“Kemerdekaan bukan soal hadiah, namun hasil perjuangan. Saat ini tugas kita sekarang, menjaga dan mengisinya, bukan hanya lewat upacara ataupun lomba, tetapi dapat juga dengan dedikasi dan semangat kerja setiap hari”, pungkasnya.

Baca Juga :  Kejaksaan Agung Menyita Uang Rp11,8 Triliun Dalam Perkara CPO Minyak Goreng

Diakhir, Zainuddin berpesan kepada seluruh peserta agar tetap menjunjung semangat sportivitas selama pertandingan dan selalu mengutamakan faktor keamanan.

“Semangat membara boleh, namun keselamatan tetap harus nomor satu”, pesannya mengakhiri.

Yuk baca berita datapost.id
Banyak konten menarik lainnya dan follow kami di Google News