MANDAILING NATAL II DATAPOST.ID – Ada penegasan Kapolres Mandailing Natal (Madina), AKBP Arie Sofandi Paloh, SH, SIK akan menertibkan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) saat Ormas dan Ormawa melakukan aksi di depan Mako Polres Madina pada 19 Januari 2025 lalu dinilai hanya “lips Service”.

Demikian disampaikan Founder Madina Care Madina Institute, Wadih Al-Rasyid dalam menanggapi hingga saat ini masih maraknya aktifitas PETI yang terus merusak lingkungan di kabupaten Madina, Minggu (09/03/2025).

Contohnya saja di Desa Lobung Kecamatan Linggabayu kata Wadih. Sudah jelas kegiatan ini diduga kuat dilakukan oleh “K” mantan residivis penjahat lingkungan yang kemarin juga telah dijatuhi hukuman oleh pengadilan terkait PETI.

Baca Juga :  Pimpin Sertijab dan Pelantikan 3 Direktur, Kapolda Sumut Inginkan Peningkatan Kepercayaan Masyarakat Terhadap Institusi Polri

Atau lanjutnya, apa karena ada pensiunan Polri yang disinyalir terlibat dalam praktek ilegal di desa Lobung itu, sehingga Kapolres takut dan seolah tutup mata.

Selain diduga tebang pilih, Wadih pun menilai Kapolres terkesan bermain cantik dalam memberantas atau menertibkan PETI. Hal ini dinilai Wadih ketika melihat kondisi lahan PETI di Kotanopan.

Ket foto : Kapolres Madina, AKBP Arie Sofandi Paloh, SH, SIK ketika menerima aksi ormawa dan Ormas di depan Mako Polres Madina, 19 Januari 2025 lalu. (Ist)

“Lahan PETI di Kotanopan kita lihat. Sudah di reklamasi, tapi para pendompeng tetap dibiarkan beraktivitas. Ini kan lucu, dan lawak-lawak Kapolres kita,”tuturnya

Kemarin beliau tegas imbuhnya, angkat dan bakar semua mesin Dompeng, sekarang ketika sudah direklamasi pura-pura diam dan pekak saja.

Karena itu, aktifis HMI ini berharap Kapolres dan jajarannya tetap bersikap tegas khususnya kepada para pelaku kegiatan ilegal di Madina. Sehingga tidak ada lagi celah bagi mereka untuk melakukan kegiatan yang membuat lingkungan di Madina hancur.

Baca Juga :  Bravo !! Pelaku Pembunuh Arni di Ulu Pungkut Berhasil Ditangkap Polres Madina

“Tegaslah Pak Kapolres. Kalau tutup ya tutup saja. Jangan ada lagi pendompeng dan PETI dengan beko lagi. Buktikan omongan Bapak jangan hanya “Lips Services” saja yang mengatakan tak ada lagi PETI di Bumi Gordang sambilan ini biar lingkungan terselamatkan,” tutupnya. (*)