DATAPOST.ID MEDAN — Petugas Kelompok Terbang (Kloter) 9 mengatakan siap melayani dan membimbing jemaah haji Indonesia secara profesional dan berintegritas. Hal itu dilakukan agar jemaah haji dapat melaksanakan ibadahnya dengan baik, nyaman dan sempurna sehingga dapat menjadi haji yang mabrur mabrurroh.

Demikian disampaikan Ketua Kloter 9 Embarkasi Medan M. Lukman Hakim Hasibuan, S.Ag., MA, kepada beberapa wartawan disela sela penyambutan kedatangan (penerimaan) jemaah haji Kloter 9 asal Kota Medan di Aula Jabal Nur Asrama Haji Medan, Sabtu (10/05/2025).

Lukman menjelaskan, Petugas Kloter 9 berjumlah 7 orang terdiri dari unsur TPIH, TPIHI, petugas TKHI (Kesehatan) dan TPHD yang telah memperoleh pembekalan beberapa waktu yang lalu dengan berbagai materi perhajian dan problem solving dalam pelaksanaan ibadah haji, sehingga InsyaAllah dapat bekerja secara profesional.

“Sebelumnya kami sudah melakukan rapat kecil bersama seluruh petugas kloter dan unsur KBIH untuk menyusun program program terbaik secara teknis, sehingga kegiatan ibadah haji di tanah suci nantinya berjalan dengan aman dan nyaman”, ujarnya

Baca Juga :  357 Jamaah Haji Kloter 10 Debarkasi Medan Tiba di Tanah Air, 1 Wafat dan 1 Ditunda Kepulangan Karena Sakit.

Lukman mengatakan, Kloter 9 asal Kota Medan seluruhnya berjumlah 360 orang, terdiri dari jamaah haji reguler, petugas medis, pembimbing ibadah dan layanan umum. Semuanya siap melayani jamaah, termasuk Karu dan Karom, semuanya berkomitmen untuk saling bantu membantu demi kelancaran proses ibadah haji ini secara baik.

Alumni Fakultas Syariah IAIN SU (UIN SU-saat ini) mengatakan, bahwa di Kloter 9 ini terdapat sejumlah jamaah yang berusia lanjut usia (lansia), sehingga perlu mendapatkan layanan terbaik, agar mereka mampu menuntaskan seluruh ibadah wajib haji sebagaimana rukun dan syarat sah haji.

“Di Kloter 9 ini ada sejumlah jamaah haji yang berusia lanjut, ada yang membawa pendamping dan ada juga tidak, namun kita (petugas haji,red) dan seluruh jamaah Kloter 9 sudah berkomitmen untuk membantu jamaah lansia; mulai dari makan, pelaksanaan ibadah wajib haji, kesehatan dan sebagainya, kami sudah semua di Kloter ini dengan senang hati membantu orang tua kita yang berusia lanjut ini”, kata Lukman Hakim yang juga Kepala KUA Kecamatan Medan Amplas.

Baca Juga :  Petugas Kloter 16 Berkomitmen Siap Berkolaborasi Melayani Jemaah Haji di Tanah Suci

Kepada seluruh jamaah haji, Lukman Hakim mengingatkan, agar tetap mengikuti arahan dan tuntunan yang sudah disampaikan, baik saat Bimbingan Manasik Haji yang dilakukan KBIHU maupun KUA di Kecamatan masing masing, sebagai bekal pengetahuan jamaah haji saat tiba di tanah suci.

“Kami bersyukur, dalam Kloter 9 ini, ada jamaah haji diantaranya Dr H. Hasan Matsum, MA sebagai Ketua MUI Medan, Dr Zulham, M.Hum Dekan Sainatek UIN SU dan pembimbing ibadah Dr H Sori Monang Rangkuti, M.Phil, ini sangat membantu meringankan tugas-tugas Kloter, Karu dan Karom dan kita berdoa kiranya seluruh jamaah haji Kloter 9 khususnya dan jamaah haji Sumatera Utara umumnya, mendapatkan predikat haji mabrur dan mabrurroh seperti banyak diharapkan”, tuturnya.

Baca Juga :  Terus Beroperasi, PETI Rantobi Diduga Kuat Ada Yang Backup

Diakhir wawancara kepada wartawan, Lukman kembali mengingatkan seluruh jamaah haji tetap menjaga kesehatan dan tidak terlalu memaksakan ibadah-ibadah sunah jika tidak mampu, perbanyak zikir dan istighfar kepada Allah SWT. “Hal yang terpenting juga, kami ingatkan jamaah haji untuk jaga kondisi kesehatan dengan banyak minum air putih, makan teratur, istirahat cukup dan jika ada obat yang sifatnya pribadi jangan lupa di konsumsi, karena kondisi cuaca di tanah suci berbeda bahkan suhu panas bisa mencapai 48⁰ celsius, jadi ini mohon menjadi perhatian kita semua”, pungkasnya mengakhiri. (Lubis)