DATAPOST.ID MEDAN — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) H. Ahmad Qosbi menyatakan percepatan akselerasi tata kelola layanan keagamaan dan pendidikan keagamaan di wilayahnya tahun ini akan lebih progresif. Hal tersebut disampaikannya pada Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR RI Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 di Kantor Gubernur Sumut, Jumat (20/02/2026).

Ahmad Qosbi menjelaskan telah memantapkan strategi untuk mewujudkan pembangunan tata kehidupan beragama melalui pelayanan keagamaan dan pendidikan keagamaan, sekaligus memohon dukungan untuk melayani umat secara optimal.

“Kami akan memprioritaskan akselerasi digitalisasi tata kelola dan fokus pada kualifikasi unggul serta relevansi pendidikan keagamaan sejalan dengan visi Kementerian Agama, yakni Mempersiapkan Umat Masa Depan,” ucapnya.

Baca Juga :  Upaya Preventif Pencegahan Tindak Pidana, Kejati Sumut Ajak Pelajar MAN 1 Medan Jauhi Narkoba dan Bijak Bermedsos

Ia juga menyampaikan tantangan utama dalam pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan keagamaan, seperti besarnya volume lembaga dan luasnya rentang kendali. Banyak sekolah keagamaan masih membutuhkan ruang belajar, asrama, dan fasilitas sanitasi layak, ditambah belum meratanya sumber daya manusia guru dan penyuluh agama.

“Anggaran sarana prasarana belum tersedia secara rutin setiap tahunnya. Kami juga masih menanti pengesahan Raperda Provinsi Sumut tentang Fasilitasi Pengembangan Pondok Pesantren dan memohon kolaborasi untuk mewujudkan masa depan umat yang lebih baik,” tambahnya.

Selain itu, Kanwil Kemenag Sumut konsisten merawat harmoni di tengah kemajemukan melalui program seperti Transformasi Dakwah Digital & Program Youth Harmony, Penguatan Ekoteologi (Kerukunan Jilid II), dan apresiasi tata kelola kerukunan.

Baca Juga :  Sikapi Kisruh PPS di Hutabargot, Eks Anggota DPRD Madina : "KPUD Jangan Diam, Copot Ketua PPKnya"

“Sumatera Utara adalah miniatur kerukunan dan etalase toleransi di Indonesia. Mengingat generasi saat ini rentan terhadap provokasi instan, program pembinaan umat diarahkan pada langkah preventif dan inovatif dengan melibatkan seluruh daya dukung,” ujarnya.

Kanwil Kemenag Sumut juga melakukan sinergi strategis dengan instansi sektoral mulai dari provinsi hingga daerah, mencakup sistem peringatan dini dan pencegahan konflik terpadu, pendampingan hukum dan tata kelola bersih, serta sinergi layanan kesehatan bagi generasi muda.

“Kami terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas gerakan moderasi yang damai, rukun, dan harmonis,” ucap Kakanwil.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ansori Siregar menyampaikan kunjungan reses bertujuan menyerap aspirasi daerah dan melakukan pengawasan anggaran fungsi agama serta sosial. Ia menegaskan DPR RI terus mendorong kebijakan anggaran yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  KWT Gampong Ladang Buka Lahan Pertanian Tanami Bawang Merah.

“Semoga pertemuan ini menjadi komitmen bersama antara pusat dan daerah untuk menjalin komunikasi intensif, memastikan bantuan sosial tepat sasaran, serta memperkuat ketahanan sosial masyarakat Sumut secara inklusif,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Komisi VIII DPR RI juga menyerahkan bantuan peningkatan layanan keagamaan dan pendidikan keagamaan secara simbolis sebesar Rp6.376.800.000. Bantuan diterima Ahmad Qosbi didampingi Kepala Bagian Tata Usaha Syafrizal Bancin dan Pembimas Hindu Elirosa Tarigan. (Red)

Ayo baca berita menarik lainnya dan follow kami di Google News